NAMA : ANGGI OKTAVYANI
NPM : 10210825
KELAS : 2EA01
PENDIDIKAN PANCASILA
“Pancasila pada hakekatnya adalah sebagai pandangan hidup bangsa dan dasar negara. Mengapa Pancasila dianggap sakti sehingga harus dilestarikan?
Jelaskan pokok-pokok pikiran pandangan Anda!”
Pancasila seperti kita ketahui merupakan dasar negara Republik Indonesia yang mana khusus dan hanya ada bagi Indonesia saja. Pancasila dianggap sakti sendiri karena Pancasila dengan isi kelima silanya mampu merepresentasikan, mewakili dan mengikat seluruh lapisan elemen bangsa Indonesia tanpa terkecuali. Pancasila juga sakti sebagai dasar negara juga merupakan tolok ukur bagi bangsa Indonesia dalam merumuskan amanat dan cita-cita bangsa dan cita-cita para pendahulu kita. Untuk dapat mewujudkan cita-cita bangsa dan cita-cita para pendahulu kita hendaknya kecintaan dan pemahaman terhadap Pancasila lebih ditingkatkan melalui berbagai upaya, salah satunya menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Pada sejarahnya, awal mula Pancasila dianggap ‘sakti’ karena Pancasila mampu bertahan sebagai dasar negara Republik Indonesia ketika PKI (kaum Komunis) mencoba untuk mengkudetanya pada peristiwa yang sekarang ini dikenal G 30 S/PKI dan kemudian pada akhirnya Pancasila menyelamatkan bangsa Indonesia dari kehancuran. Itulah awal mula lahirnya Hari Kesaktian Pancasila (sekarang ini diperingati setiap tanggal 1 Oktober) yang pada selanjutnya kemudian lahir pula anggapan ‘Pancasila sebagai sesuatu yang sakti’.
Kemudian, Pancasila berkembang menjadi sebuah dasar negara yang didalamnya terdapat kelima sila sebagai penopangnya. Pancasila juga merupakan ideologi, simbol dan tonggak negara Indonesia. Untuk itu kita semua harus melestarikannya, jangan sampai seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan zaman yang pesat dan teknologi yang semakin canggih, nilai-nilai Pancasila luntur dari diri setiap lapisan masyarakat Indonesia. Jika itu benar terjadi, maka semakin tidak jelas saja negeri ini. Jika diibaratkan, Pancasila merupakan tiang yang kokoh berdiri menopang seluruh bangunan. Jika tiang itu rubuh, maka hancurlah seluruh bangunan tersebut. Demikian juga dengan Pancasila yang menopang seluruh masyarakat Indonesia. Jika tidak dilestarikan apalagi sampai punah, maka semakin kacaulah negeri ini karena sudah tidak memiliki dasar negara dan ideologi lagi seperti Pancasila. Cara paling mudahnya adalah, tanamkan nilai-nilai Pancasila pada diri kita masing-masing kemudian berusaha untuk mendasari setiap kegiatan kita dengan nilai-nilai tersebut. Maka dengan begitu, Pancasila akan tetap menjadi dasar negara dan ideologi bagi bangsa Indonesia meskipun diterjang dengan perkembangan zaman yang semakin maju.
“Pancasila adalah ideologi yang terbuka. Apakah arti keterbukaan ideologi Pancasila itu, apa faktor-faktor yang mendorong keterbukaannya, dan apakah tidak mengandung bahaya bagi kelestariannya, serta apa batas-batas keterbukaan ideologi Pancasila?
Jelaskan pokok-pokok pikiran pandangan Anda!”
Dari diktat yang saya baca, Pancasila sebagai ideologi terbuka merupakan hasil pemikiran terbuka (demokratis). Ideologi terbuka bercirikan diantaranya dilaksanakan dengan lebih lembut tidak kaku, pelaksanaannya menyesuaikan dengan situasi dan kondisi dilapangan terkini, serta ada dialog antara nilai dasar dengan nilai praksis sehingga memungkinkan nilai instrumental yang tepat. Dan juga Ideologi terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan perkembangan zaman dan adanya dinamika secara internal.
Kemudian faktor-faktor yang mendorong keterbukaannya diantaranya:
• Kenyataan dalam proses pembangunan nasional dan dinamika masyarakat yang berkembang secara cepat
• Kenyataan menunjukkan bahwa bangkrutnya Ideologi yang tertutup dan beku cenderung meredupkan perkembangan dirinya
• Pengalaman sejarah politik bangsa Indonesia dimasa lampau
• Tekad untuk memperkukuh kesadaran akan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkan secara kreatif dan dinamis dalam rangka mencapai tujuan nasional.
Batas-batas keterbukaan ideologi Pancasila diantaranya:
• Stabilitas nasional yang dinamis
• Larangan terhadap ideologi komunis, marxisme, dan Leninisme
• Mencegah berkembangnya paham liberal larangan terhadap pandangan ekstrim yang dapat menggelisahkan kehidupan masyarakat
Jika kemudian muncul pertanyaan apakah dari keterbukaan ideologi pada Pancasila itu tidak mengandung bahaya bagi kelestariannya, maka jawabannya adalah tidak. Karena menurut saya Pancasila memang sejatinya merupakan ideologi terbuka yang mana mampu untuk mengikuti perkembangan zaman tetapi tidak akan mengancam kelestarian itu Pancasila itu sendiri. Karena Pancasila sudah paten digodok, diramu dan dirancang oleh tokoh-tokoh nasional bangsa Indonesia pada awal kelahirannya (pada sidang BPUPKI) yang sudah disesuaikan dengan kepribadian bangsa Indonesia sendiri. Kemudian dijadikan dasar negara dan cita-cita bangsa Indonesia dikemudian hari. Jadi, Pancasila akan tetap mengikuti perkembangan zaman tetapi tidak akan mengubahnya seiring dengan berjalannya waktu untuk sampai sekarang ini. Karena dasar negara Indonesia tidak akan mungkin menjadi berkembang berdasarkan kepribadian bangsa lainnya.
Selasa, 29 November 2011
Minggu, 27 November 2011
News: Jembatan di Kutai Roboh
Jembatan Tenggarong, atau yang diberi nama Jembatan Kutai Kartanegara, yang melintasi Sungai Mahakam di Kalimantan Timur runtuh, Sabtu sore, 26 November 2011. Runtuhnya jembatan terjadi di saat ada banyak orang melintasi jembatan yang menghubungkan Samarinda dan Balikpapan ini.
"Kejadian terjadi sekitar pukul 16.15," kata Joni, petugas Rumah sakit Parikesit Kota Tenggarong, saat dihubungi VIVAnews.
Joni mengatakan seluruh korban dilarikan dan dirawat di RS. Saat ini tercatat setidaknya ada belasan korban yang sedang dirawat secara intensif. "Sebagian besar luka akibat tertimpa bangunan," ucapnya.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum mengaku belum mendapatkan informasi mengenai runtuhnya jembatan yang dibangun sejak tahun 2000-an itu. "Kami sedang mengumpulkan informasi tepatnya bagaimana kasus ini terjadi," katanya.
(source: vivanews.com )
"Kejadian terjadi sekitar pukul 16.15," kata Joni, petugas Rumah sakit Parikesit Kota Tenggarong, saat dihubungi VIVAnews.
Joni mengatakan seluruh korban dilarikan dan dirawat di RS. Saat ini tercatat setidaknya ada belasan korban yang sedang dirawat secara intensif. "Sebagian besar luka akibat tertimpa bangunan," ucapnya.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum mengaku belum mendapatkan informasi mengenai runtuhnya jembatan yang dibangun sejak tahun 2000-an itu. "Kami sedang mengumpulkan informasi tepatnya bagaimana kasus ini terjadi," katanya.
(source: vivanews.com )
Kamis, 13 Oktober 2011
Tulisan: Pabrik Tempe dan Pegawainya
Pegawai yang bekerja disektor informal yang saya datangi adalah pegawai-pegawai di sebuah usaha pembuatan tempe didekat komplek perumahan Cipayung, Depok Timur, Jawa Barat.
Disana, ada beberapa tempat (pabrik) yang memang agak jauh dari komplek perumahan itu sendiri dan cenderung berdiri pemukiman sendiri. Jadi, ditempat itu seperti khusus untuk pemukiman orang-orang yang bekerja dipabrik-pabrik tempe itu dan rumah-rumah beserta penghuninya yang memang berasal dari keluarga pegawai pabrik.
Saya mendatangi salah satu pabrik dan melihat proses pembuatan tempe, dari membuat ragi tempe, membersihkan kedelai, mencuci, menjemur, hingga memproses kedelai dan bahan-bahan lainnya itu sendiri hingga menjadi sebuah tempe.
Yang ingin dibahas disini adalah mengenai pekerjanya. Dari mereka, saya tahu bahwasanya, pegawai-pegawai yang bekerja disana umumnya masih ada hubungan persaudaraan, oleh karena itu mereka sampai membuat pemukiman sendiri didekat komplek perumahan. Dan sekaligus membuat pabrik tempe.
Kemudian, pegawai-pegawai itu mulai membuat tempe kecil-kecilan sampai akhirnya jadi pabrik yang cukup besar meskipun tidak dengan peralatan dan mesin-mesin yang modern.
Selanjutnya, yang saya ketahui rata-rata dari mereka adalah pegawai dengan riwayat pendidikan yang tidak begitu tinggi. Tidak ada dari mereka yang pernah merasakan pendidikan di Perguruan Tinggi. Mereka rata-rata berpendidikan sampai SMP saja. Lagipula menurut mereka untuk membuat sebuah tempe tidak perlu pendidikan yang tinggi. Karena membuat tempe itu adalah keahlian dilapangan bukan sebuah keahlian akademis. Mereka juga berpendapat membuat sebuah tempe itu juga turun-temurun dari keluarga mereka.
Jadi, dari lingkungan pabrik tempe itu, saya dapat mengetahui bahwa pabrik tempe itu berisikan pekerja yang diantaranya masih berhubungan saudara/keluarga, merupakan pekerjaan turun-temurun, menjadi sebuah pemukiman tersendiri dan yang paling mencolok adalah tidak membutuhkan pendidikan tinggi.
Sekian cerita pengalaman saya mengunjungi pabrik tempe beberapa tahun lalu.
Disana, ada beberapa tempat (pabrik) yang memang agak jauh dari komplek perumahan itu sendiri dan cenderung berdiri pemukiman sendiri. Jadi, ditempat itu seperti khusus untuk pemukiman orang-orang yang bekerja dipabrik-pabrik tempe itu dan rumah-rumah beserta penghuninya yang memang berasal dari keluarga pegawai pabrik.
Saya mendatangi salah satu pabrik dan melihat proses pembuatan tempe, dari membuat ragi tempe, membersihkan kedelai, mencuci, menjemur, hingga memproses kedelai dan bahan-bahan lainnya itu sendiri hingga menjadi sebuah tempe.
Yang ingin dibahas disini adalah mengenai pekerjanya. Dari mereka, saya tahu bahwasanya, pegawai-pegawai yang bekerja disana umumnya masih ada hubungan persaudaraan, oleh karena itu mereka sampai membuat pemukiman sendiri didekat komplek perumahan. Dan sekaligus membuat pabrik tempe.
Kemudian, pegawai-pegawai itu mulai membuat tempe kecil-kecilan sampai akhirnya jadi pabrik yang cukup besar meskipun tidak dengan peralatan dan mesin-mesin yang modern.
Selanjutnya, yang saya ketahui rata-rata dari mereka adalah pegawai dengan riwayat pendidikan yang tidak begitu tinggi. Tidak ada dari mereka yang pernah merasakan pendidikan di Perguruan Tinggi. Mereka rata-rata berpendidikan sampai SMP saja. Lagipula menurut mereka untuk membuat sebuah tempe tidak perlu pendidikan yang tinggi. Karena membuat tempe itu adalah keahlian dilapangan bukan sebuah keahlian akademis. Mereka juga berpendapat membuat sebuah tempe itu juga turun-temurun dari keluarga mereka.
Jadi, dari lingkungan pabrik tempe itu, saya dapat mengetahui bahwa pabrik tempe itu berisikan pekerja yang diantaranya masih berhubungan saudara/keluarga, merupakan pekerjaan turun-temurun, menjadi sebuah pemukiman tersendiri dan yang paling mencolok adalah tidak membutuhkan pendidikan tinggi.
Sekian cerita pengalaman saya mengunjungi pabrik tempe beberapa tahun lalu.
Minggu, 02 Oktober 2011
Tugas Softskill (Ekonomi Koperasi): Membaca Peluang Pasar
Bagaimana cara membaca peluang pasar?
Dilingkungan tempat tinggal saya, ada berbagai jenis masyrakat yang secara garis besar dikelompokkan sebagai berikut:
• Usia Sekolah Dasar (SD) ± 6-12tahun. Sebagian besar tetangga saya terdiri dari anak-anak usia SD. Setiap hari kegiatannya antara lain sekolah, kemudian sehabis pulang sekolah ada yang bermain ada juga yang beristirahat, kemudian sore harinya bermain lagi disertai ibu-ibu berkumpul, dan malam harinya beristirahat. Tetapi, kalau malam weekend, tidak jarang sampai malam harinya juga masih bermain.
• Usia dewasa/pekerja. Mereka ini golongan yang kebanyakan berada dirumah hanya pada malam hari saja. Karena dari pagi mereka meninggalkan rumah untuk bekerja.
• Ibu-ibu rumah tangga. Kebanyakan setiap harinya berkegiatan dirumah mengurusi keluarga dan juga rumah tangga.
Dengan keadaan masyarakat yang seperti diatas, ditambah dengan lingkungan yang relatif ramai, aman, dan bersih, ada banyak peluang pasar yang dapat diambil seperti:
• Berdagang jus/Pop Ice. Dikarenakan banyaknya anak-anak yang setiap harinya bermain, masyarakat pekerja dan juga para ibu rumah tangga, maka ‘kegiatan’ ini adalah yang paling mungkin dan juga paling menjanjikan. Dengan keadaan cuaca yang sehari-harinya cukup panas, modal relatif terjangkau, keuntungan/laba pasti relatif besar, dengan ‘jam operasi’ pada siang-menjelang sore hari diperkirakan yang paling ramai.
• Berdagang pulsa. Saat ini, setiap orang yang memiliki telepon genggam/handphone/hp pasti sangat membutuhkan pulsa. Tidak perlu menggunakan kios khusus ataupun etalase. Cukup bermodalkan ponsel dan sejumlah modal uang untuk saldo pulsa dan juga disertai promosi dari mulut ke mulut, maka dipastikan akan sangat menjanjikan dan siapa tahu akan berkembang menjadi lebih besar.
• Warung sembako/jajanan. Dengan lokasi dekat Sekolah Dasar (SD), serta dilalui siswa/siswi SMP/SMA dan banyak ibu rumah tangga didalamnya maka bisnis warung ini juga tidak kalah menjanjikan dan juga berpeluang untuk berkembang.
Sebenarnya, kita selalu dapat membaca peluang pasar disekitar kita. Baik itu dilingkungan tempat tinggal maupun lingkungan luar kita seperti kantor/kampus. Dengan mempunyai cukup modal dan peluang membaca pasar yang mumpuni, maka kesuksesan akan mudah diraih. Dimulai dari yang kecil-kecil dulu maka niscaya apabila dilakukan dengan kesungguhan akan dapat berkembang lebih besar.
Dilingkungan tempat tinggal saya, ada berbagai jenis masyrakat yang secara garis besar dikelompokkan sebagai berikut:
• Usia Sekolah Dasar (SD) ± 6-12tahun. Sebagian besar tetangga saya terdiri dari anak-anak usia SD. Setiap hari kegiatannya antara lain sekolah, kemudian sehabis pulang sekolah ada yang bermain ada juga yang beristirahat, kemudian sore harinya bermain lagi disertai ibu-ibu berkumpul, dan malam harinya beristirahat. Tetapi, kalau malam weekend, tidak jarang sampai malam harinya juga masih bermain.
• Usia dewasa/pekerja. Mereka ini golongan yang kebanyakan berada dirumah hanya pada malam hari saja. Karena dari pagi mereka meninggalkan rumah untuk bekerja.
• Ibu-ibu rumah tangga. Kebanyakan setiap harinya berkegiatan dirumah mengurusi keluarga dan juga rumah tangga.
Dengan keadaan masyarakat yang seperti diatas, ditambah dengan lingkungan yang relatif ramai, aman, dan bersih, ada banyak peluang pasar yang dapat diambil seperti:
• Berdagang jus/Pop Ice. Dikarenakan banyaknya anak-anak yang setiap harinya bermain, masyarakat pekerja dan juga para ibu rumah tangga, maka ‘kegiatan’ ini adalah yang paling mungkin dan juga paling menjanjikan. Dengan keadaan cuaca yang sehari-harinya cukup panas, modal relatif terjangkau, keuntungan/laba pasti relatif besar, dengan ‘jam operasi’ pada siang-menjelang sore hari diperkirakan yang paling ramai.
• Berdagang pulsa. Saat ini, setiap orang yang memiliki telepon genggam/handphone/hp pasti sangat membutuhkan pulsa. Tidak perlu menggunakan kios khusus ataupun etalase. Cukup bermodalkan ponsel dan sejumlah modal uang untuk saldo pulsa dan juga disertai promosi dari mulut ke mulut, maka dipastikan akan sangat menjanjikan dan siapa tahu akan berkembang menjadi lebih besar.
• Warung sembako/jajanan. Dengan lokasi dekat Sekolah Dasar (SD), serta dilalui siswa/siswi SMP/SMA dan banyak ibu rumah tangga didalamnya maka bisnis warung ini juga tidak kalah menjanjikan dan juga berpeluang untuk berkembang.
Sebenarnya, kita selalu dapat membaca peluang pasar disekitar kita. Baik itu dilingkungan tempat tinggal maupun lingkungan luar kita seperti kantor/kampus. Dengan mempunyai cukup modal dan peluang membaca pasar yang mumpuni, maka kesuksesan akan mudah diraih. Dimulai dari yang kecil-kecil dulu maka niscaya apabila dilakukan dengan kesungguhan akan dapat berkembang lebih besar.
Selasa, 27 September 2011
1ST TYM
Agak telat hampir seminggu memang, tapi seperti kata kebanyakan "Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan?"
Well yaa, baru mulai masuk kuliah lagi nih, mulai sibuk (sibuk maen, makan, belajar dsb) hahaha.. Oyaa, lupa kabar-kabari, diriku masuk 2EA01 kelas unggulan gitu, isinya orang2 yang wah gitu, super gitu..berarti gue termasuk dongg yaaa?!?!? HAHAHA Doakan I will survive for almost 3 years ahead yeaaaaah.. *SCREAMING I'M RRRRRAAAAAAAWWWWWWWWWWKKKKK!!!!!*
Jadi langsung saja pada intinya yaah.. Hari Rabu, 21-09-2011, hari ketiga masuk kelas baru after long-yeah-holiday, gue, rere dan nurul pergi nonton soalnya kita kelar kuliah hari Rabu tuh jam setengah 11an gitu.. Dan emang sudah direncanakan dari jauh-jauh hari sama Nurul bahwasanya kita kudu nonton Captain America pas masuk kuliah ntar. Dan nontonlah kita di Platinum Screen, Margo City yang jam 12.15 jam pertama masih sepi, tapi bomat!!
Well intinya bukan itu, yang mau gue kisahin disini itu yaa betapa gue senang-riang-gembira-ria-bukan-kepalang karena pada akhirnya setelah menunggu hampir sekitar 2/3 tahun 'cita-cita' gue kesampean. Apa 'cita-cita' gue itu? kenapa harus di '...'?! Cita-cita gue *agak lebih emang dibahasainnya* saat itu adalah menonton CHRIS EVANS DI BIOSKOP TERDEKAT SECEPATNYA APAPUN FILMNYA!! And, dream comes true after waiting for about 2/3 years!!
Jadi awalnya gue kenal Chris evans tuh gara-gara liat film dia di TRANS TV: CELLULAR sekitar bulan Desember tahun 2008 atau 2009 gitu gue lupa. Gue langsung 'lyk @ 1st sight' gitu.. Selain filmnya gimana gitu, dianya *yg sbg aktor utama* lebih gimana gitu lagi! Gue ngga gitu utamain body-nya dia yang emang dikenal orang2 kebanyakan sebagai aduhai-kotak2-sexy gitu! Aduuuh, ra urus! Gue lebih suka sama senyumnya, sama orangnya HAHAHA! Seperti biasa, kalau ada yang bikin gue kesemsem *apalagi itu yang ada di tivi* langsung gue GOOGLING, WIKIPEDIA-ING DAAAAAAN VOILA KETEMU!! Gue jadi tau film2nya dia apa aja, jadi pay attention gitu ditivi kalo kalo sewaktu waktu ada film doi yang laen yang diputerin ditivi gitu kaaaan gue bisa liatin doski yang lebih kece lagi HAHAHA.. Sampai saat ini gue baru nonton film doski yang Cellular (via TransTV), kedua film Fantastic Four (via RCTI), Sunshine (via GlobalTV), dan Street Kings (via RCTI) semua itu udah ditonton lebih dari 3x kecuali Sunshine (baru sekali, itu juga udah telat banget), sama Street Kings (baru diputer 2x)!! Bisa dipastikan harus diusahain syelaluu nonton film doski yg diputerin ditvi!! HAHAHA
Nah, asal-muasal 'cita-cita' gue tuh ya itu! Gue tau doski, nontonin cuma via tivi! Padahal kan doski aktor Hollywood geeeylaa, kaya ga afdol adore him without watching his film via theathre, ryt?! Sebenernya gue ada kesempatan nonton dia dari 2009 lalu pas film PUSH, cuma gatau kenapa gue ga nontonin dia -____- trus kesempatan kedua gue pas film THE LOSERS tahun 2010 lalu, udah liat di Now Showing rencana pengen nonton, tapi cemans2 nampak gak tertarik HAHAH yaudin gausah padahal pengen bangets! Dan sampailah ketar-ketir itu pas waktu sekitar bln Maret 2011 film Hollywood 'mogok' gak mau ke Indonesia. Dan buat gue itu PARAH! Bisa musnah ke-pengen-an gue itu kan? Apalagi, dia main difilm yang kayanya bakalan ngehits: Captain America! Untuk film ini emang udah gue targetin akan jadi yang pertama, tp gara2 berita itu gue langsung Huff! Trus kan ya di tahun 2011 tuh film2 Hollywood nya seru2 geeyylaa, rugi parah kalo ga liat kan?! Ehh, Alhamdullilah yah sesuatu, akhirnya film pertama yg masuk pasca 'kejadian' itu adalah film yg ditunggu sejuta umat *termasuk GUE!!* HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 2! Dan gue nonton pas lagi puasa dan dibayarin juga hahaha!
Mulai saat itu gue optimis 'cita-cita' gue akan kewujud! Dan hari bersejarah itu datang juga: Rabu, 21-09-2011, 12.15, Platinum Screen-Margo City, row C seat 10 with Rere n Nurul after 3rd days kuliah pertama dikelas baru 2EA01 disemester 3!!
Tiket bersejarah-nya.. Semoga film2 doski yang upcoming bisa ditonton lagiiiiiii *senyum 5 jari*
Sekian..
Well yaa, baru mulai masuk kuliah lagi nih, mulai sibuk (sibuk maen, makan, belajar dsb) hahaha.. Oyaa, lupa kabar-kabari, diriku masuk 2EA01 kelas unggulan gitu, isinya orang2 yang wah gitu, super gitu..berarti gue termasuk dongg yaaa?!?!? HAHAHA Doakan I will survive for almost 3 years ahead yeaaaaah.. *SCREAMING I'M RRRRRAAAAAAAWWWWWWWWWWKKKKK!!!!!*
Jadi langsung saja pada intinya yaah.. Hari Rabu, 21-09-2011, hari ketiga masuk kelas baru after long-yeah-holiday, gue, rere dan nurul pergi nonton soalnya kita kelar kuliah hari Rabu tuh jam setengah 11an gitu.. Dan emang sudah direncanakan dari jauh-jauh hari sama Nurul bahwasanya kita kudu nonton Captain America pas masuk kuliah ntar. Dan nontonlah kita di Platinum Screen, Margo City yang jam 12.15 jam pertama masih sepi, tapi bomat!!
Well intinya bukan itu, yang mau gue kisahin disini itu yaa betapa gue senang-riang-gembira-ria-bukan-kepalang karena pada akhirnya setelah menunggu hampir sekitar 2/3 tahun 'cita-cita' gue kesampean. Apa 'cita-cita' gue itu? kenapa harus di '...'?! Cita-cita gue *agak lebih emang dibahasainnya* saat itu adalah menonton CHRIS EVANS DI BIOSKOP TERDEKAT SECEPATNYA APAPUN FILMNYA!! And, dream comes true after waiting for about 2/3 years!!
Jadi awalnya gue kenal Chris evans tuh gara-gara liat film dia di TRANS TV: CELLULAR sekitar bulan Desember tahun 2008 atau 2009 gitu gue lupa. Gue langsung 'lyk @ 1st sight' gitu.. Selain filmnya gimana gitu, dianya *yg sbg aktor utama* lebih gimana gitu lagi! Gue ngga gitu utamain body-nya dia yang emang dikenal orang2 kebanyakan sebagai aduhai-kotak2-sexy gitu! Aduuuh, ra urus! Gue lebih suka sama senyumnya, sama orangnya HAHAHA! Seperti biasa, kalau ada yang bikin gue kesemsem *apalagi itu yang ada di tivi* langsung gue GOOGLING, WIKIPEDIA-ING DAAAAAAN VOILA KETEMU!! Gue jadi tau film2nya dia apa aja, jadi pay attention gitu ditivi kalo kalo sewaktu waktu ada film doi yang laen yang diputerin ditivi gitu kaaaan gue bisa liatin doski yang lebih kece lagi HAHAHA.. Sampai saat ini gue baru nonton film doski yang Cellular (via TransTV), kedua film Fantastic Four (via RCTI), Sunshine (via GlobalTV), dan Street Kings (via RCTI) semua itu udah ditonton lebih dari 3x kecuali Sunshine (baru sekali, itu juga udah telat banget), sama Street Kings (baru diputer 2x)!! Bisa dipastikan harus diusahain syelaluu nonton film doski yg diputerin ditvi!! HAHAHA
Nah, asal-muasal 'cita-cita' gue tuh ya itu! Gue tau doski, nontonin cuma via tivi! Padahal kan doski aktor Hollywood geeeylaa, kaya ga afdol adore him without watching his film via theathre, ryt?! Sebenernya gue ada kesempatan nonton dia dari 2009 lalu pas film PUSH, cuma gatau kenapa gue ga nontonin dia -____- trus kesempatan kedua gue pas film THE LOSERS tahun 2010 lalu, udah liat di Now Showing rencana pengen nonton, tapi cemans2 nampak gak tertarik HAHAH yaudin gausah padahal pengen bangets! Dan sampailah ketar-ketir itu pas waktu sekitar bln Maret 2011 film Hollywood 'mogok' gak mau ke Indonesia. Dan buat gue itu PARAH! Bisa musnah ke-pengen-an gue itu kan? Apalagi, dia main difilm yang kayanya bakalan ngehits: Captain America! Untuk film ini emang udah gue targetin akan jadi yang pertama, tp gara2 berita itu gue langsung Huff! Trus kan ya di tahun 2011 tuh film2 Hollywood nya seru2 geeyylaa, rugi parah kalo ga liat kan?! Ehh, Alhamdullilah yah sesuatu, akhirnya film pertama yg masuk pasca 'kejadian' itu adalah film yg ditunggu sejuta umat *termasuk GUE!!* HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 2! Dan gue nonton pas lagi puasa dan dibayarin juga hahaha!
Mulai saat itu gue optimis 'cita-cita' gue akan kewujud! Dan hari bersejarah itu datang juga: Rabu, 21-09-2011, 12.15, Platinum Screen-Margo City, row C seat 10 with Rere n Nurul after 3rd days kuliah pertama dikelas baru 2EA01 disemester 3!!
Tiket bersejarah-nya.. Semoga film2 doski yang upcoming bisa ditonton lagiiiiiii *senyum 5 jari*
Sekian..
Langganan:
Postingan (Atom)

